Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Posted on by Alex

Nasib Pelatih MU Van Gaal Di Ujung Tanduk

Nasib Pelatih MU Van Gaal Di Ujung Tanduk

Nasib Pelatih MU Van Gaal Di Ujung Tanduk –  Manchester United, Van Gaal saat ini sedang dipertaruhkan. Dengan torehan prestasi yang semakin menurun belakangan ini, Van Gaal merasa bahwa saat ini karirnya di MU tak akan lama lagi.  Hal ini sudah menjadi tiga kali isu pemecatan Van Gaal sejak menangani Manchester United.  Isu pemecatan Van Gaal pertama kali mencuat setelah Manchester United kalah dari Norwich di kandang mereka dengan skor 2-1 pada Desember 2015. Lalu setelah tujuh hari tak terbukti, isu yang serupa muncul setelah kalah dari Stoke city 0-2. Berita terbaru, CEO Manchester United dikabarkan meminta Louis Van Gaal agar mengundurkan diri dari Setan Merah. Hal ini diperkirakan sebagai imbas atas kekalahan Manchester United dari Southampton 0-1.

Catatan Buruk MU di Bawah Van Gaal  

Sorotan tajam terus mengarah ke Manchester United  semenjak diasuh leh Louis van Gaal. Legenda hidup Manchester United mengungkapkan kekesalanya dengan menyebut bahwa permainan Manchester United menjadi membosankan setelah diasuh oleh Van Gaal.  Catatan terbaru dari keterpurukan MU adalah kekalahan dari Southampton pada 23 january 2016 lalu.  Banyak para penggemar sepak bola MU merasa bahwa kekalahan MU merupakan tanggung ajwab dari Louis Van gaal selaku pelatih dari MU. Menjamu Southampton di kandang sendiri, Old Trafford, Setan Merah sudah membawa squad utama yang bertabir pemain terbaik, namun kekalahan ternyata masih didepan mata. Gol semata wayang dari pemain Southampton Charlie Austin membuyarkan kemenangan MU di depan pendukungnya pada menit ke 87. Pemain yang masuk sebagai pemain pengganti tersebut menorehkan debut golnya bersama Southampton pada 7 menit dan 43 detik setelah masuk ke lapangan. Kekalahan ini disebut sebagai kekalahan terburuk sehak era Sir Matt Busby pada musim 1968-1969.  Raport merah Van Gaal masih belum berhenti. Tercatat selama berada di bawah kepemimpinan Louis Van Gaal, United mengumpulkan poin terendah dalam sejarah Liga Premier Inggris dengan catatan 37 dari 23 pertandingan terakhir. Dengan catatan 10 kali kemenangan, 7 kali seri, dan 5 kekalahan.  Poin ini tercatat lebih rendah dari masa kepemimpinan David  Moyes di musim 2013/2014. Pada masa David Moyes, Manchester United  meraih poin 37 dengan 11 kali kemenangan, 4 kali seri, dan 7 kali kekalahan.  Perbedaanya, pada masa tu, Manchester United  terpuruk hingga posisi 7 klasemen dan membuat David Moyes harus meninggalkan Old Trafford. Data statistic menyebutkan bahwa penciptaan peluang oleh Manchester United pada musim ini tercatat dengan 7.91 per laga. Hal ini tercatat lebih kecil dari musim yang yang mencapai 10.,29 per laga tanding.

Kebangkitan Manchester United di 2016

Meskipun begitu, dengan isu pemecatan yang berkembang bak bola panas, Van Gaal boleh berbesar hati dengan kebangkitan MU pada awal kompetisi 2016 ini. Sepanjang tahun 2016 ini, Setan Merah tercatat hanya menelan satu kali kekalahan. Torehan kekalahan dari Southampton pada 23 Januari lalu. Pada Match day 24 Liga Premier Inggris, rabu 3/2/2016 lalu, Manchester United mencatat kemenangan menghadapi Stoke City di stadium Old Trafford dengan menang tiga gol tanpa balasan dari tim lawan.  Untuk sementara, Manchester United masih berada di peringkat 5 klasemen dengan nilai 40 poin dan selisih angka dengan Leicester city yang saat ini berada di peringkat teratas klasemen.  Manchester United mulai bangkit, Louis Van Gal masih harus sedikit berjuang setelah menang di laga berikutnya di Derby County Piala FA  2015/2016. Kemenangan ini menjadi titik awal dari United yang kerap tampil dengan skema tim yang standard.  Kritikan yang kerap kali dilontarkan kepada pelatih ini adalah agar ia mengubah skema pemain untuk Manchester United. Ia terus menerus dikecam terkait strategi yang diterapkan sehingga terlihat dangat monoton. Manchester United menelan kekalahan yang bisa jadi menjadi boomerang bagi posisi dirinya di Manchester United.  Pada laga melawan Derby County, Louis Van Gall membuat sedikit perubahan dengan dua pemain muda Cameron Jackson dan Guilermo Varela yang membuat permainan serangan MU menjadi lebih hidup.